batu

Saya kedatangan kamu.

Kamu bisa bilang apa saja tentang kepribadian saya. Kamu bisa menertawakan keputusan2 saya. Tapi kamu yg pertama kali berusaha mengenal saya lebih jauh. Kamu sama saja dengan “dia”2 yg lain. Suka tertawa, pura2 menyebalkan, sangat judgemental. Entah kenapa pribadi seperti kamu menarik perhatian saya dan begitupun kamu (saya rasa). Tapi, ini ga akan berlangsung lama. Karena kita sama2 sekeras batu. Kita hanya akan nyaman berdekatan, karena kemiripan kita. Tidak saling bersentuhan, karena kita akan melukai satu sama lain.

Batu butuh rumput. Rumput yg segar, lebat, dan agak basah. Karena dingin dan empuk ituย nyaman buat batu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s