asistensi

Ternyata asistensi kemarin mendatangkan hikmah non-substansi bagi saya.

Saya merasa sudah cukup terlalu seriusnya. Sudah cukup bekerja gila2an sampai makan ga teratur dan ga bergizi. Sudah cukup bekerja ga kenal waktu sampai lupa having fun dengan kehidupan. Sudah cukup mnyusun benteng tebal2 untuk (tanpa sadar) menjauhi zona nyaman. Sudah cukup begadang larut sering2 sampai saya merasa ketinggalan jaman. Sudah cukup kerja (terlalu) kerasnya.  Ayo mulai kerja cerdasnya.

Tapiiii saya masih meyakini loh, bahwa ga ada yg sia2. Bahkan sekecil apapun usaha kita.

*menulis ini pun dalam keadaan habis begadang. Jadi kurang greget*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s