batasan

Batasan. 

Kenapa dengan batasan?

Bagi saya, hidup ini penuh batasan. Di kehidupan keluarga, kerja, rumah tangga, maupun pasangan yg belum menikah. Itulah kenapa kita diberi peringatan melalui Al-Quran dan Hadis. Itulah kenapa kira diberi hukuman dan sanksi dalam kehidupan nyata.

Karena hidup ini selalu ada dua pilihan

Benar atau salah. Baik atau buruk. Sukses atau rusak. Tidak semua yang kita anggap benar, dianggap benar oleh orang lain. Dan sebaliknya. Itulah mengapa ada yg namanya aturan dan norma. Karena ada tanggung jawab di setiap tindakan. Ada efek yg ditimbulkan dari sebuah keputusan. Ada konsekuensi dari setiap kata yang diucapkan.

Jadi, bukan sekedar susah berekspresi di sosial media atau semata2 cemburu.

Tapi soal tanggung jawab, efek, dan konsekuensi.

Kalau yg dilakukan sudah jelas melukai hati orang lain, kenapa musti dilakukan?

Kalau yg dilakukan sudah jelas membuat orang lain tidak nyaman, kenapa harus dilakukan?

Kalau yg dilakukan sudah jelas menimbulkan masalah, kenapa harus dilakukan?

Tentu konteksnya adalah dua orang yang saling menyayangi. Bukankah salah satu yg paling ditakutkan dalam hidup ini adalah menyakiti hati orang yang kita sayang?

Jadi, ini bukan soal boleh atau tidak. Bukan itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s