niat

” segala apa itu tergantung dari niatnya” -bapak.

Saya sering kurang percaya diri karena saya selalu memikirkan apa kata orang nanti. Saya berasumsi macam-macam tentang pikiran orang lain dan apa yang akan terjadi. Hasilnya, saya tidak melakukan yang sebenarnya mau saya lakukan, atau kalaupun melakukannya, tidak maksimal.

Lalu, saya coba memikirkan kenapa saya sampai bisa memikirkan apa kata orang. Mungkin niat saya salah. Mungkin selama ini niatnya untuk membuat orang lain impressive atau membuat saya terlihat “lebih” dari kepantasan saya. Seharusnya niatnya adalah ingin tahu atau ingin belajar. Bukan ingin yang aneh2 seperti itu.. huuuw.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s