10 days to go

Dengan bahagia dan bangga Bapak bercerita tentang sepatunya. “Bapak punya sepatu yang bapak beli bertahun-tahun lalu, khusus untuk pernikahanmu”. Waktu itu jelas tidak tahu kapan saya akan menikah. But he still bought it. And he will use it in the next 10 days. 

Sewaktu menemani saya ambil data di Manado, Mamah pernah bilang “Mamah ga ngerti tentang kuliahmu, mamah ga bisa bantu. Mamah cuma bisa bantu yang bisa mamah bantu, seperti masak, cuci dan setrika bajumu, mencarikan kamu jalan kalau mau kemana-mana.” Itulah Mamah, selalu mendampingi saya kemanapun saya pergi. Waktu saya kuliah ke Bandung, pindah bekerja ke Yogya, ambil data thesis di Manado, dan sampai Belanda pun saya ditengoknya.

Terima kasih Mamah dan Bapak. My core team. My best supporters. My life. My Everything. Tak bisa diucapkan dengan kata-kata betapa saya bahagia dan bersyukur memiliki orangtua seperti Bapak dan Mamah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s