Berpikir positif

Banyak dari kita yang tidak tahu caranya berpikir positif dan mengucapkan kata-kata positif. Apakah lingkungan kita sedemikian negatifnya sampai hati tidak bisa lagi menawarkan rasa? Masih banyak yang ketika dihadapkan dengan situasi yang tidak seberapa, reaksinya menjadi berlebihan.

Banyak diantara kita yang tidak tahu cara mendudukkan porsi masalah dengan tepat. Suami tidak datang pada saat weekend, ada yang langsung mencibir “gimana sih ko ga datang? Cuma Jakarta-Yogya ini”. Seketika saya jawab “iya, ga datang. Sudah, jangan dibesar-besarkan ya”. Dia pun terdiam. Tak membalas sepatah kata pun.

Apa sebegitu keruhnya di dalam sana? Sampai mudah sekali mengompori orang lain? Lalu, apa yang didapat dengan mengatakan hal-hal yang tidak diketahui latar belakangnya sama sekali?

Jangan pula tidak menghargai orang lain yang sedang bicara. Ketika dia mendengarkanmu, artinya dia memperhatikanmu. Jangan kamu acuhkan dia ketika dia menjawab pertanyaanmu. Apa yang didapat dengan bersikap tidak menghargai orang lain semacam itu?

Hargailah orang lain, jangan hanya mengikuti hawa nafsu untuk bicara yang tidak membawa manfaat dan bersikap tidak menghormati orang lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s