Hal-hal penting dan tidak

Mendengarkan.

Aktifitas diam tanpa suara yang membutuhkan banyak pengertian ini sepertinya barang langka. Langka karena mendengarkan dengan seksama membutuhkan rasa hormat, penghargaan, cinta. Terkadang kita hanya memiliki satu atau dua diantara tiga aspek tersebut. Beruntunglah bagi yang memiliki keluarga dengan ketiganya. Bahagia sekali pasti dikelilingi orang-orang yang bisa dan mau menyediakan ruang dan waktu untuk mendengarkan segala kisah dan keluh kesah kita.

Bicara.

Adalah hal yang terlampau mudah dilakukan. Sedari kecil kita dilatih bicara, sampai bicara bahasa yang bukan bahasa kita sendiri. Namun kita jarang dilatih untuk diam, mendengarkan, meresapi apa yang dikatakan orang lain, memahami makna dibalik cerita-cerita orang lain. Maka, ketika bicara sudah menjadi kebiasaan, dia bisa menjadi tajam dengan sendirinya.

Menahan diri.

Mengalah, mengaku salah, meminta maaf, lagi-lagi adalah barang langka. Mungkin lingkungan yg tidak aman, politik yang carut-marut, kerja yg tidak pernah profesional yang membuat kita seperti ini. Terlampau banyak pembelaan, keinginan untuk menang, merasa paling benar. Sampai lupa bahwa hal-hal besar harus dimulai dengan hal-hal sederhana yang dipupuk setiap hari. Bahwa setiap niat haruslah diluruskan agar langkah tidak keliru.

Dan Cinta.

Yang paling hakiki hanyalah milik Tuhan dan orang tua.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s