Cintaku

Tidak ada kejadian yang bisa membuat duniamu berhenti berputar selain menghadapi kematian seseorang yang kamu cintai. Teramat sangat kamu cintai.

Duniaku. Hidupku. Hatiku. Seolah berhenti berputar. Berhenti berjalan. Berhenti berdetak. Kemarin, 2 Februari 2016.

Ibuku. Ibuku. Ibuku.

Wanita dengan hati terindah, keberanian terbesar, dan keceriaan tertulus itu kembali ke Rahmatullah.

Oh, Allah.

Lapangkan kuburnya, ampuni dosanya, terima amal ibadahnya, cintai dia, ringankan siksa kuburnya, tempatkan dia di syurgaMu, ijinkan aku bertemu lagi dengannya suatu saat nanti.

Aku rindu, Allah.

Aku rindu, kecintaanku.

Aamiin.

Advertisements

2 thoughts on “Cintaku

  1. valen February 16, 2018 / 1:45 am

    Halo Mba Nahdya, salam kenal dari Valen. Yah, 2 Februari 2016 juga tanggal yang begitu berat untuk saya dan keluarga karena saya harus kehilangan anak saya di usia kehamilan 36 minggu karena preeklampsia. Tapi saya percaya, saat ini Ibu nya Mba Nahdya sudah bahagia di surga dan pasti bertemu anak saya, Felis. Saat ini pun saya masih terus berjuang, mendampingi Mami saya, pejuang kanker serviks. Semoga Mba, dedek bayi di perut, suami, Bapak, keluarga Mba Nahdya dan kita semua sehat selalu.

    • Nahdya February 21, 2018 / 8:42 am

      Halo Mba Valen. Maaf baru balas komennya.. notifikasinya tidak masuk. Turut berduka untuk ananda Felis.. ga bisa terbayangkan di saya apa yang Mba lalui.. Sekarang sudah ada momongan lagi Mba? Bagaimana kondisi Mami? Bagaimana hasil dari pengobatannya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s