Yang selanjutnya

Banyak hal yang berubah dan saya ubah untuk mempersiapkan kehadiran keturunan. Masih banyaaaaak sekali yang harus dibenahi. Mulai dari pola makan, pola pikir, dan pola rasa (mind-body-soul). Pola makan harus lebih dijaga dan ditambah sesuai dengan kebutuhan, pola pikir harus dibuat lebih simple, tenang, dan yakin. Pola rasa harus dibuat lebih positif, happy, dan pasrah.

Pertanyaan-pertanyaan seperti

“kapan punya anak? blablabla”

dan dilanjut dengan kalimat-kalimat saran (atau sebenarnya men-judge Idk) tanpa diminta sangatlah mengherankan.

What do you know about me?

Sedangkan ketika saya bertemu orang-orang yang perlu usaha lebih untuk memiliki keturunan, dan rasanya langsung “klik” begitu mereka tahu usia pernikahan saya. Kalimat yang keluar bukan men-judge seperti

“dua-duanya sibuk sih” atau

“emang ditunda?” dll,

tapi kalimat pengharapan dan doa seperti

“ya.. semoga segera dapat ya. Dulu saya juga lama dapatnya. Intinya ada di doa”.

menjadi sangat menenangkan dan menyenangkan :)

Semoga kita semua bisa berbaik hati ya dengan orang lain yang sedang berjuang memiliki keturunan atau berjuang dalam apapun dalam hidupnya tapi tetap positif! Kuncinya ada di tetap positif. For me they are so awesome!

Semangat semuanya. Semangat!

*Bagi yang sedang berjuang tapi kurang positif, either you can kindly advice them or leave them. Both are fine, well at least that’s what I do :p

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s