dunia itu

Saya sedang merasa cukup menampilkan ke-eksisan di dunia sosial, baik dari kunjungan ke tempat makan yang lagi hits, makan dan minum yang lagi digandrungi, berada di tempat yang lagi rame-ramenya, mengunjungi destinasi wisata yang “semua orang harus kesana”, beli sesuatu yang “akhirnya gw punya juga”, bersama teman-teman yang cantik dan rupawan, dll. Sudah cukup dengan ekspos diri yang tidak ada juntrungan dan faedahnya.

Rasanya lebih baik menulis blog yang satunya karena disitulah saya bisa berbagi secuil pengalaman dan hidup terasa lebih bermanfaat.

Rasanya lebih baik memposting foto kebersamaan dengan orang-orang yang ada di hati.

Rasanya lebih baik menahan untuk tidak membuat orang lain iri atau parahnya menipu orang lain untuk mendapat sebanyak-banyaknya likes atau membuat orang lain impressed.

Hati ini sedang banyak terusik dengan penderitaan manusia di belahan bumi yang lain, yang berjuang antara hidup dan mati untuk hari esok, yang melawan segala bentuk kedzaliman, yang tidak tahu mau kemana dan tidak punya siapa-siapa tapi harus terus berjalan, berlari, dan bertahan untuk hidup.

Hati ini sedang banyak tidak nyaman dengan banyaknya penderitaan binatang-binatang di seluruh dunia, dan berpikir ternyata kok ada ya manusia kejam yang membiarkan anjing peliharaannya sekarat karena pemiliknya yang TIDAK memberi makan.

Hati ini sedang enggan melihat kepalsuan dunia maya (jika ada yang palsu).

Oh, itu semua yang aku tulis adalah pengalaman aku sewaktu masih eksis-eksisnya. Entah sampai kapan ini berjalan, kita lihat saja. :)

Advertisements

4 months pregnancy update

Hi, apa kabar semua? sudah lamaaa yaaah ga nulis-nulis :D Semoga semua sehat dan selalu dalam lindungan Allah.. Aamiin YRA.

Beberapa hal yang bisa aku update mengenai kehamilanku adalah:

  • Aku sedang hamil dan kandunganku sekarang sudah berusia 13 minggu, atau sudah memasuki bulan ke-4. Yeaaaayy.. Alhamdulillah wa syukurillah *sujud syukur”. Semoga sehat selalu ya nakku.. dan akunya jugaaaaa..
  • Selama tiga bulan pertama, kondisiku lemaaaah bangeet. Aku ga mual, tapi pusing dan cepet kecapekan. Dalam sehari aku bisa 3 kali ngerasain pusing, jam 10 pagi, 4 sore, dan 9 malam. Dan setiap kali ngerasain pusing, ga bisa ditahan, aku harus segera tidur. Bukan tiduran ya. Tapi tidur pules zzzz. Setelah bangun, baru bisa segar lagi. Beberapa kali aku merasa pusing dari awal bangun tidur sampai mau tidur lagi.. MasyaAllah.. mantap bangeeeett.. guling-gulingan ajaaa bawaannya. Tapi Alhamdulillah semua sudah terlewati *terharu* *bahagia banget*.
  • Selama hamil ini aku merasa jadi kurang cerdas hahahahha.. ngerjain kerjaan jadi lama, salah-salah, dan males hihihi. Tapi kalo dipaksain sih bisa.. tapi habis itu pusing hahaaha.. seru deh.. Kalo yang aku baca di buku “What to expect when you are expecting”, hal ini normal karena otak ibu hamil akan mengecil dan kembali normal ketika sudah melahirkan. Semogaaa yaaah.. hihii.
  • Dari sisi emosional, mood naik dan turun. Esmosi juga naik turun.. biasalah manusia *ngeles hihi*. Tapi yang menyenangkan adalah aku jadi careless sama hal-hal kecil yang dulu membuatku menjadi sok perkefsionis! Ini keuntungan.. senang banget akhirnya aku ga obsessed sama hal-hal kecil yang ngerusuhin hati, misalnya cara seseorang bertindak tidak sesuai denganku, aku sekarang cuek aja, dulu bisa ngebatin :D
  • Sekarang aku maleees update-update sosmed. Ini sangat drastis.. dulu bisa sehari sekali update IG, sekarang males. Pokoknya males. Titik.
  • Aku sekarang lebih sensitif sama hal-hal kemanusiaan seperti penderitaan di rohingya, suriah, dan negara konflik lainnya. Lalu aku juga semakin sensitif sama kuciiing.. Ya Allah.. sedih banget lihat-lihat kucing menderita di jalanan maupun di sosmed T_T
  • Oia, makanku jadi tambah buanyak hahhahaha.. baru makan, udah laper lagi. Bangun tidur, laper. Tengah malem bangun pun laperrrr. Dan makanku sekarang lebih banyak daging, dibanding sayur dan ikan. Aku juga sekarang lebih suka makan-makanan pedas hehehehe.

Sekian dulu update dariku dan dedek bayi.. Doakan sehat selalu yaah. Terima kasih :**

13 weeks old
13 weeks, 7.7 cm :*

Bu Untung, manusia yang merasa paling beruntung sedunia

Indira Abidin's Blog

to be happy is to accept whatever, whenever, whichever, whoever.png

Nama lengkapnya Bu Untung Ikhlas, Bu Untung, anak Pak Ikhlas. Dan sesuai namanya, Bu Untung adalah orang yang selalu merasa beruntung, seperti bapaknya yang selalu ikhlas saja menjalani hidupnya.

Bu Untung selalu bilang, “Untung ini, untung itu… ” segalanya untung.
Pagi hari diucapkannya, “Untung masih dapat satu hari lagi.”
Malam hari diucapkannya, “Untung sudah jam segini. Saatnya tidur.”
Dijalaninya hidupnya detik demi detik. Bu Untung tak pusing akan masa lalu, dan tak khawatir akan masa depan. Apapun yang terjadi detik ini semua adalah “keberuntungan” baginya. Setiap detik adalah hadiah dari Sang Maha Pemberi Detik.
“Yang sudah lewat tak bisa diulang, jadi untuk apa difikirkan? Yang depan belum terjadi dan bukan hak kita menentukan,” demikian prinsipnya.

Pernah lihat Bu Untung makan?
Pemandangan paling nikmat di dunia. Diaturnya makanannya agar ia bisa menikmati satu demi satu potongan makanannya. Nikmat sekali. Seakan dunia berhenti berputar. Siapapun yang makan bersamanya akan meraskan nikmatnya makanan…

View original post 516 more words

Ramadhan days

Indeed, time flies so fast. Just like a blink of eyes, It’s been 24th day of Ramadhan already. What have I done for almost 3 weeks? Have I done better that last Ramadhan? Have I achieved what I want to achieve in this Ramadhan? Those questions haunted me, and I feel nerves every time I reflect about it.

Maybe I have done less better this year because I am very busy with new house, new neighbor, hampers preparation, family picture preparation on Eid, breaking the fast together with cousins and friends, planning for mudik, and of course my work trip. God, now I know why my feet feel so tired everytime I woke up for sahoor

>,<.

Although I try to strive for ibadah sunnah during my busyness, but still, there are two days I skipped tarawih because I was super tired and the time showed midnight already. I let my tarawih done in my dream :(.

Maybe I have mixed prioritize in this Ramadhan, not like the last year when I was so focus on khataming my Quran from Juz 1 to Juz 30. Alhamdulillah Allah made me achieve my target last year. Praise to Allah. I don’t know when I will be able to do it again. But this year, maybe Allah directs me to go through times and still remember that “this month is Ramadhan, Nahdya. It’s Ramadhan.“. Maybe that’s why I am always able to wake up for sahoor at 3.30 and cook. OMG, I can’t believe myself! Or maybe that is why I am so eager to cook at home most of the days, so my husband and I can break the fast together at home. Or maybe that’s why all stuffs I mentioned above going well and I still have time to read Quran. Or maybe that’s why I could plan the trip for my brother and sister who are finally come to celebrate Eid in my Father’s house in Semarang and we will have a long roadtrip. Or maybe any other else a good reasons beyond in this hectic holy month.

I may not achieve my target this Ramadhan. My target is much simple than last year: to do all the sholat sunnah or at least tarawih fully in this Ramadhan. It’s clear, I missed two days already. But I achieve so many more that I didn’t plan before. I hope.. really hope Allah directs me just like I feel which are, I’m getting better in serving my families, waking up in the morning and cook (!), cleaning up the house, and showing better attitudes at work (I really have issue with someone at the office.. you can imagine the drama).

I hope Allah sees me and happy with what I did. It’s always based on His Name I take my every step.